Terekam CCTV, Begini Detailnya Polisi Gadungan Curi Motor di 3 Pos Polantas
JAKARTA – Gerombolan pencuri motor di Pos Polantas ditangkap. Mereka beraksi dengan berbagi peran secara detail.
Kawanan pencuri itu ditangkap dengan tersangka Arief sebagai kapten pengatur pencurian. Empat dari tujuh anak buahnya tertangkap, yakni Sobari, Reynaldi, dan Surya. Sedang dua penadah yang menerima motor kawanan ini ikut dibekuk, yakni Asep dan Suyatbo.
“Iya, benar (ada penangkapan),” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, yang dikonfirmasi Poskotanews, Rabu (31/7/2019) pagi tadi.
Informasi yang dihimpun Poskotanews menyebutkan pada 7 Juli 2019, petugas Unit Resmob Polres Jakarta Utara menerima laporan bahwa di Pos Lantas Mall of Indonesia terjadi pencurian motor di pos tersebut. Serangkaian penyelidikan pun dilakukan. Ternyata, aksi serupa terjadi di Pos Lantas Bintang Mas dan Pos Lantas Permai.
Motor yang dicuri adalah kendaraan hasil tilang Polantas. Juga motor dinas polisi.
Berdasarkan rekaman CCTV yang didapatkan di Pos Polisi Bintang Mas diketahui tersangka yang beraksi adalah Arief. Dipimpin Kanit Resmob Polres Jakarta Utara Iptu Febby Pahlevi Rizal dilakukan pencarian tersangka.
Tersangka Arief dirangkap di tempat pencucian motor di Jalan Sungai Bambu Raya. Dalam pemeriksaan, ia mengaku dalam beraksi dibantu tujuh teman kejahatannya. Empat tersangka, yakni Sobari, Reynaldi, dan Surya diringkus. Tiga lainnya masih dalam buruan.
Berdasarkan pemeriksaan menunjukkan tersangka Arief adalah kapten alias pengatur seluruh rencana pencurian. Bahkan saat beraksi, ia memperdaya siapapun yang mencurigainya dengan mengenakan pakaian seragam Polantas. Tujuannya menejadi polisi gadungan adalah agar terlihat seolah-olah yang mengambil motor anggota polisi lalu lintas.
(Baca: 2 Penadah Tampung 17 Motor Curian Polisi Gadungan yang Beraksi di 3 Pos Polantas)
Tersangka lain berperan sebagai pembantu aksi Arief. Mulai dari mengangkat motor ke mobil, mejaga TKP agar tidak ketahuan, mendorong motor bahkan ada yang memegang kendali motor atau menyiapkan alat seperti tang, obeng dan kunci inggris yang dipakai untuk memotong rantai dan untuk membongkar motor.
(Baca: Polisi Gadungan dan 7 Anak Buah Gasak Motor di 3 Pos Polantas di Jakarta Utara)
Dalam melakukan tindak pidananya, mereka kerap menggunakan mobil Toyota Fortuner atau Honda CRV atau Toyota Kijang Innova yang disewa dari Koja. Arief pula yang menentukan siapa saja yang diajak beraksi, juga peranan untuk membantunya.
Setelah motor didapat, Arief menjual ke penadah tersangka Suyatno dan Asep Khaerudin. Hasil penjualan dibagi-bagi dengan tersangka lain. (firda/yp)
Artikel yang berjudul “Terekam CCTV, Begini Detailnya Polisi Gadungan Curi Motor di 3 Pos Polantas” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment