Saya, Indonesia Raya – Poskota News

KALAU ada yang tanya, Anda kosong satu apa kosong dua? Jawab saja, saya Indonesia Raya! Begitu, selesai. Karena mulai hari ini, semua rakyat Indonesia kembali bersatu melangkah kedepan, merajut kembali persatuan yang sempat terbelah.

“Kami bangsa Indonesia, bersatu padu kembali, menjalin persatuan dan kesatuan dalam NKRI!” demikian sahabat  Bang Jalil.

Memang beberapa bulan terakhir bangsa ini sempat saling tegang, antara sahabat, bahkan saudara dan suami istri pada beda pandangan, hampir setiap saat mereka bertemu dalam acara apa saja, pada saling berdebat. Masing–masing mengangkat jagoannya. Pokoknya pada nggak mau kalah deh. Tapi,semuanya dihentikan oleh putusan MK.

Bang Jalil yang nggak juga serius serus amat mengikuti perkembangan politik, toh harus melayani ulah sang istri. Ya, sekadar seru-seruan aja deh. Karena dia juga tahu kok, itu yang pada berdebat di TV, kalau udahan, di luar studio mereka pada cekikikan.

“Bapak boleh menang, tapi jangan lupa janji menambah uang belanja harus ditepati!” kata sang istri, “ Pokoknya kalau nggak ditepati, akan Ibu bawa ke pengadilan Internasional!”

Bang Jalil hanya tersenyum. Dia bangga juga kalau istrinya sekarang ini sudah semakin cerdas.

“Kalau Bapak izinkan, pemilu nanti Ibu mau ikutan nyalonin caleg, untuk menyuarakan rakyat  kecil, terutama emak-emak yang selalu dirugikan lebih dulu. Bayangkan saja, kalau sembako naik, Ibu-ibu dulu yang kena! Pusing, bagaimana memutar dana belanja agar cukup!” ujar sang istri.

Bang Jalil, lagi-lagi  tersenyum.” Ya, boleh juga Bu, Bapak pasti dukungIbu!”

“Coba aja, kalau nggak dukung, Ibu lapor ke pengadilan Agama!”

(massoes)


Artikel yang berjudul “Saya, Indonesia Raya – Poskota News” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments