Menyangka Lebam Akibat Dipukuli, Staff Pribadi Sempat Kasih Minyak Kutus-Kutus ke Ratna
JAKARTA – Mendapati wajah Ratna Sarumpaet lebam-lebam sepulangnya dari Bandung, Staff Pribadi Ratna, Nur Cahaya Nainggolan pun merasa khawatir. Lantas, ia pun menanyakan perihal lebam tersebut kepada Ratna.
Pada kesaksiannya dalam persidangan Ratna yang diadakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (7/5/2019), Cahaya mengungkapkan baru bertemu kembali dengan Ratna sepulangnya Ratna dari Bandung, yakni 25 September 2018.
Ia pun baru mengetahui bahwa ada luka lebam di wajah Ratna ketika ibu dari Atiqah Hasiholan itu memanggilnya untuk membicarakan urusan pekerjaan.
“Beliau di kamar kemudian memanggil saya. Kebetulan sempet ada urusan pekerjaan ke Chile, beliau manggil saya berkaitan hal itu. Saya masuk (ke kamar). Saya liat wajah kakak memang lebam-lebam. Saya ada tanya, ‘kak wajah kakak kenapa?’ (Ratna bilang) Saya dipukuli orang, sudah ga usah diperpanjang’,” kata Cahaya dalam persidangan.
Ia pun menilai jika benar Ratna menjadi korban penganiayaan, maka ini hal serius dan berbahaya. Ia pun berinisiatif untuk mengambil foto lebam Ratna secara diam-diam. Kemudian membicarakan perihal kemungkinan penyebab lebam tersebut kepada sesama karyawan Ratna.
“Kemudian saya ambil foto diam-diam, kakak tidak tahu. Mana tau nanti ada orang dateng kesini saya mau lapor polisi. Tapi kita hanya kasak kusuk di kita saja,” imbuhnya.
Ia mengaku kalau melihat lebam di wajah Ratna dalam jarak cukup dekat, yakni 30 cm. Namun ia tidak menyentuh dari luka lebam tersebut.
Karena merasa khawatir, Cahaya pun mengambil minyak kutus-kutus yang disimpannya. Kemudian minyak tersebut ia berikan kepada Ratna agar lebam di wajah perempuan tersebut dapat segera membaik.
“Saya justru ngasih obat ke kakak supaya diobati lukanya. Saya kasih minyak kutus-kutus. Karena saya pikir dipukuli lebam kan, setau saya minyak kutus kutus bagus,” katanya.
“Saya bilang, ‘Kak pakain ini, supaya cepat hilang lebamnya . ‘Iya nanti saya pakai’, kata Kak Ratna,” seru Cahaya.
Saat itu, baik ia maupun karyawan lainnya tidak mengetahui kalau lebam tersebut bukan akibat penganiayaan, melainkan efek operasi plastik. Sebab kata Cahaya, ia sendiri baru mengetahui kalau Ratna berbohong ketika Ratna melalukan konferensi pers di kediamannya.
Diketahui, hari ini Ratna Sarumpaet kembali menjalani persidangan di PN Jakarta Selatan. Adapun agenda sidang hari ini ialah menghadirkan saksi fakta dan saksi ahli dari pihak terdakwa.
Saksi yang dihadirkan dalam persidangan kali ini pun sebanyak dua saksi fakta, yakni Wakil Ketua DPR RI Fahru Hamzah, Staff Pribadi Ratna, Nur Cahaya Nainggolan, dan satu saksi ahli bahasa, yakni Frans Asisi.
Ratna merupakan terdakwa atas kasus dugaan penyebaran berita bohong terkait penganiayaan dirinya. Ia ditangkap pada 4 Oktober 2018 lalu. Kini, ia tengah menjalani persidangan terkait kasusnya tersebut di PN Jakarta Selatan. Di mana hari ini, agenda persidangannya tersebut masih mendengarkan keterangan saksi.
Dalam perkara ini, Ratna didakwa melanggar Pasal 14 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU No 19 Thn 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Thn 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ratna didakwa telah membuat keonaran melalui berita bohong yang dibuatnya. (cw2/tri)
Artikel yang berjudul “Menyangka Lebam Akibat Dipukuli, Staff Pribadi Sempat Kasih Minyak Kutus-Kutus ke Ratna” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment