Demo Rusuh 21-22 Mei, Masih 58 Orang Dirawat
JAKARTA – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, menyampaikan dampak dari kerusuhan 21 dan 22 Mei 2019 tercatat 905 orang menjadi korban dengan delapan orang meninggal duniaserta 58 orang masih dirawat.
“Sumber data berasal dari posko lapangan (ambulans) sebanyak 159 orang, 20 rumah sakit sebanyak 732 orang, dan dari 2 Puskesmas 14 orang,” kata Widyastuti dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (24/5/2019).
Dari 40 persen total kasus korban berusia antara 20 sampai 29 tahun. Dia pun merinci 578 orang mengalami luka ringan seperti lecet, luka sobek, memar, dan iritasi mata. 95 orang luka berat seperti patah tulang, cedera kepala, dan luka akibat benda taham serta benda tumpul.
“Penyakit lainnya tekanan darah tinggi, ISPA, pingsan sebanyak 224 orang. Sampai saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit sebanyak 58 orang,” ucap dia.
Sementara delapan meninggal semuanya laki-laki dengan usia antara 16 sampai 31 tahun. Empat orang beralamat Jakarta, dua orang dari Tangerang, satu orang dari Depok, dan satu orang dari Pandeglang.
Korban meninggal terdiri dari tiga jenazah dari RSUD Tarakan, dua jenazah dari RS Pelni dirujuk ke RS Polri, satu jenazah dari RS Budi Kemuliaan dirujuk ke RSCM, satu jenazah dari RSAL Mintoharjo dirujuk ke RS Polri dan satu jenazah dari RS Dharmais dirujuk ke RS Polri.
“Empat korban meninggal yang dirujuk ke RS Polri dilakukan autopsi dengan hasil seperti pernyataan Karumkit RS Polri. Empat jenazah lainnya keluarga menolak dilakukan autopsi dan sudah dibawa pulang oleh keluarga,” tandas Widyastuti. (Yendhi/b)
Artikel yang berjudul “Demo Rusuh 21-22 Mei, Masih 58 Orang Dirawat” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment