PSI: Publik Mungkin Bertanya Apa saat Ngetwit 7 Kontainer Lagi Nyabu?
JAKARTA – Kabar tertangkapnya Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief, atas dugaan penyalahgunaan narkoba mendapat tanggapan dari sesama politisi. Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, mengaku sedih mendapatkan informasi tersebut.
Dia prihatin terlebih karena Andi Arief merupakan seorang aktivis. Toni memandang kasus yang menimpa Andi dapat membawa dampak bagi Partai Demokrat.
“Saya perihatin dan sedih membaca berita Andi Arief tertangkap karena nyabu. Seorang aktivis partai politik tetangkap oleh kasus memalukan seperti ini. Tentu situasi ini buruk bagi Partai Demokrat,” katanya saat dihubungi, Senin (4/3/2019).
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin itu kemudian menyinggung tweet Andi soal temuan tujuh kontainer surat suara beberapa waktu lalu. Dia menyebut kini publik bertanya kondisi Andi saat menuliskan tweet itu.
“Publik mungkin bertanya-tanya apakah ketika Andi ngetwitt soal 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos lagi nyabu sehingga tidak sepenuhnya sadar,” imbuhnya.
(Baca: Demokrat Tidak Tahu Andi Arief Pengguna Obat-obatan)
Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief ditangkap oleh polisi karena diduga tersangkut masalah narkoba. Kabarnya, dia ditangkap bersama seorang wanita didalam sebuah hotel.
Kepala Reserse Kriminal Polri Komjen Idham Azis membenarkan terkait penangkapan tersebut. “Iya (penangkapan Andi Arief),” kata Idham kepada Poskotanews, Senin (4/3/2019).
Kendati demikian, Idham belum mau membeberkan lebih lanjut terkait penangkapan tersebut. Termasuk lokasi penangkapan dan barang bukti yang disita dari Andi Arief. Namun, penangkapan dilakukan oleh Bareskrim Polri. (ikbal/yp)
Artikel yang berjudul “PSI: Publik Mungkin Bertanya Apa saat Ngetwit 7 Kontainer Lagi Nyabu?” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment