Belum Mengaspal, Trans Patriot Diminta Ramah Disabilitas

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan Trans Patriot, angkutan massal Kota Bekasi, segera mengaspal selambat-lambatnya Desember 2018. Di sisi lain kaum disabilitas mempertanyakan hak mereka.

Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto menyebut kepada media bahwa peluncuran angkutan ini tergantung pemimpin. Dan saat ini Trans Patriot dimasukkan dalam program 100 hari kerja walikota.

“Operasional Trans Patriot ditargetkan berlangsung pada tahun ini, Desember,” katanya.

(BacaPengoperasian Trans Patriot Menunggu Walikota Bekasi Dilantik)

Menurut dia, sebanyak sembilan unit bus yang dibeli seharga Rp11 miliar sejak 2017 itu hingga saat ini mangkrak akibat kendala teknis.

Trans Patriot akan melayani sejumlah trayek, di antaranya Bekasi-Pondokgede dan Bekasi-Harapan Indah. Saat ini tengah dibuat perangkat payung hukum karena kabarmya akan diserahkan ke BUMD sebagai operatornya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan masih mencari operator dengan cara melakukan lelang, sementara ini persiapannya sudah kami lakukan semuanya. “Tinggal tunggu waktunya,” katanya.

Operasionalisasi Trans Patriot beberapa kali mengalami penundaan. Bahkan meski secara resmi sudah diluncurkan walikota akhir tahun lalu, namun sampai kini masih juga mangkrak.

DISABILITAS

Sementara, di bagian lain kaum disabiltas mengharapkan angkutan umum massal Kota Bekasi ini nantinya ramah pada kaum disabilitas. Bukan mereka yang ingin, tetapi hal ini karena amanah undang-undang.

“Ya, kami berharap demikian karena ini amanah undang-undang,” kata Siswadi, pemerhati masalah sosial yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).

Siswadi menyebut hal ini diamanatkan dan dilindungi Undang-undang No. 8 Tahun 2016. (chotim/ys)


Artikel yang berjudul “Belum Mengaspal, Trans Patriot Diminta Ramah Disabilitas” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments