Penembakan Sinagoga : Donald Trump Serukan Hukuman Mati
AMERIKA– Presiden AS Donald Trump menyatakan, penembakkan yang dilakukan di sebuah sinagoga di Pittsburgh yang menewaskan 11 orang, menunnjukkan bahwa AS perlu kembali menerapkan hukuman mati.
“Kalau ada orang yang melakukan (kejahatan) ini, mereka harus mendapat hukuman mati,” kata Trump.
“Siapa pun yang melakukan hal seperti ini terhadap orang-orang di kuil atau di gereja… mereka harus mendapat ganjaran yang pantas. Mereka harus mendapatkan hukuman yang setimpal,” tegasnya.
Hukuman mati di Amerika merupakan masalah negara bagian masing-masing. Ada 20 negara bagian yang sudah menghapuskan hukum,an mati, dan 30 negara bagian yang masih memberlakukannya, termasuk Pensylvania, negara bagian yang menjadi lokasi penembakan sinagoga ini.
Setidaknya 11 tewas dua luka parah dalam serangan di sebuah sinagoga, rumah ibadah umat Yahudi di Pittsburgh, AS, oleh seorang pria kulit putih anti-Trump.
Tersangka diidentifikasi sebagai Robert Bowers, berusia 46 tahun, yang digambarkan sebagai seorang pria kulit putih berjenggot.
Empat petugas polisi juga terluka dalam baku tembak dengan pelaku serangan di Tree of Life Congregation di Squirrel Hill itu.
Tersangka pelaku terluka dan kini dirawat di rumah sakit.
Presiden Donald Trump menyebut peristiwa ini ‘sebuah tindakan jahat pembunuhan massal.’ Ia menyebut pelaku adalah seorang ‘maniak.’
“Bahwa hal (penembakan masal) seperti ini terjadi lagi dan lagi, sejak bertahun-tahun, sungguh tak bisa diterima.”
Namun Trump menyangkal bahwa kejadian ini terkait dengan longgarnya aturan tentang pemilikan senjata.
Ia malah menyebut, “andai saja ada penjaga bersenjata di dalam sinagoga, mereka akan bisa menghentikan (penyerang itu)”.
Sebaliknya, pendahulunya, Barack Obama menyentil soal longgarnya izin senjata. Ia mencuit: “Kita tidak boleh lagi membuat orang yang ingin melukai orang lain, mendapat kemudahan untuk mendapatkan senjata.”
Sejauh ini pihak berwenang memperlakukan peristiwa ini sebagai kejahatan kebencian.
Anti-Defamation League, sebuah organisasi Yahudi yang memerangi sikap anti Semit mengatakan: “Kami meyakini ini merupakan serangan paling mematikan terhadap komunitas Yahudi dalam sejarah Amerika Serikat..”
Berikut adalah yang sudah kami ketahui sejauh ini tentang penembakan itu.(BBC)
Artikel yang berjudul “Penembakan Sinagoga : Donald Trump Serukan Hukuman Mati” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment