Dukung Jokowi, Yusril Beri Bantuan Hukum Warga Penghuni Tanah Sengketa
JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyebut sejumlah kampung yang selama ini dihuni warga di beberapa wilayah DKI Jakarta, masih mengalami sengketa. Ia pun akan melaporkan hal itu ke Presiden Joko Widodo untuk mendukung program Tanah Untuk Rakyat.
“Ada ratusan bahkan lebih, warga yang mengeluhkan masalah tanah. Apalagi tidak ada bantuan hukum yang membela mereka. Karena itu saya melakukan pengecekan atas hal ini,” kata Yusril, saat mendatangi warga Kampung Sawah, di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (1/3).
Dikatakan ketua umum Partai Bulan Bintang ini, dari turunnya ia melihat kondisi tersebut, hampir sebagian besar warga mengadu. Untuk itu, dirinya akan memberikan advokasi terhadap warga.
“Tadi kami sudah rapat dengan RT, RW, tokoh masyarakat. Di kampung sawah, Jakarta Timur ngga ada RT, RW-nya, di Rorotan Jakarta Utara juga sama,” ujar Yusril.
Salah satu tindakan dari sengketa lahan itu, Yusril mengaku akan menyampaikan hal itu ke Presiden Joko Widodo. Terlebih, presiden mempunyai program Tanah Untuk Rakyat.
“Saya akan membicarakan ini dengan Pak Jokowi. Sebenarnya nyambung dengan program beliau, tanah untuk rakyat itu. Saya suport pemerintah, dan sebenarnya kalau saya membela rakyat, melawan, perusahaan-perusahaan yang mempunyai HGB di atas tanah yang sebenarnya tidak pantas mereka miliki, ” katanya.
Meski begitu, pemerintah tetap saja tidak bisa membatalkan sertifikat yang sudsh dimiliki perusahaan. Hal tadi bagi Yusril bukan masalah yang berarti karena pihaknya akan melakukan perlawanan ke pengadilan.
“Dan pengadilan yang bisa membatalkan sertifikat untuk selanjutnya ya Pak Jokowi bisa menerbitkan sertifikat tanah atas nama warga,” tegasnya. (Ifand/win)
Artikel yang berjudul “Dukung Jokowi, Yusril Beri Bantuan Hukum Warga Penghuni Tanah Sengketa” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment