Warga Pesona Pamulang Isi Malam Tahun Baru dengan Peringatan Maulid Nabi

DEPOK –  Dalam pergantian malam Tahun Baru 2019, warga Komplek Pesona Pamulang, Pondok Petir, Sawangan, mengajak para muda-mudi mengisi kegiatan acara Maulid Nabi bersama di DKM Musolah Al Mukhlishin RW.15.

Hadir dalam acara memperingati Maulid Nabi SAW, Lurah Pondok Petir, Anwar Nasihin.

Acara Maulid Nabi tersebut juga dimeriahkan oleh group musik vokal islami dari Jam’iyah Sholawat Subulana, Da’i dan Qori-qori Internasional serta Santi Saung Hijaiyah.

“Bangga dan apresiasi warga Pesona Pamulang lebih banyak kegiatan di musholah dalam mengisi acara Tahun Baru. Apalagi setelah warganya mendapat juara 1 lomba posyandu tingkat Provinsi Jawa Barat, semoga dapat menjadi berkah,”ujar Lurah Pondok Petir, Anwar Nasihin  di lokasi acara, Senin (31/12) siang.

Sebelumnya ada  edaran walikota Depok Mohamad Idris yang meminta masyarakat untuk tidak euforia dalam menyambut tahun baru dan  tidak memasang kembang api untuk menghindari sesuai hal yang tidak diinginkan dapat terjadi.

“Lebih baik tahun baru diisi dengan berdoa di masjid atau musolah. Isi yang lebih bermakna,” tambahnya.

Sementara itu Ketua DKM Musholah Al Mukhlisin, Dedy Jumaedi mengatakan,  ada sekitar 200 orang warga Pesona Pamulang yang mengikuti acara memperingati Maulid Nabi SAW sebagai salah satu pengisi acara menyambut perayaan malam Tahun Baru 2019.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan SAW lalu kesibukan kepada warga sebagai bentuk pengalihan acara Tahun Baru dengan sesuatu yang lebih positif,”ujarnya.

Setelah dinobatkan sebagai Kampung Tahfidz, Ramah Anak, dan Posyandu, lanjut Dedy, pihaknya sangat mendukung rasa toleransi agama dan saling menghargai.

“Setiap Tahun Baru kita yaitu warga Pesona Pamulang sudah biasa rutin menghabiskan waktu di rumah atau mengisi kegiatan di Musolah agamanis,”tambahnya.

Selain itu juga banyak musibah seperti gempa dan baru akhir-akhir ini Tsunami Banten, Dedy berinisiatif menggerakan pundi amal donatur dari para tangan dermawan untuk menyisihkan sebagian rejeki untuk membantu korban yang sedang kesulitan.

“Selain santunan ada 18 anak fakir miskin dan yatim piatu. Kita juga menggerakkan hati untuk menyisihkan sebagian rejeki kita untuk menolong para korban tsunami Banten. Hasilnya telah terkumpul sebanyak 13 karung kodi pakaian bekas, sembako, dan uang Rp1 juta disalurkan melalui kerjasama ACT,” tutupnya. (angga/tri)


Artikel yang berjudul “Warga Pesona Pamulang Isi Malam Tahun Baru dengan Peringatan Maulid Nabi” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments