SBY: Saya Cium Keningnya dan Ucapkan Selamat Jalan Istri Tercinta

JAKARTA – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono mengenang saat-saat terakhir sebelum kepergian istrinya Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono.

SBY yang setia menemani istrinya menjalani perawatan di Singapura menceritakan air mata Ani Yudhoyono  sempat menetes  sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir.

SBY mengatakan air mata keluar dari sudut mata Ani yang dalam keadaan tidak sadarkan diri karena pengaruh obat bius. Air mata Ani mengalir saat SBY dan satu persatu  anak, menantu dan cucu membisikkan doa dan harapannya.

“Kami semua bisikan kata-kata testimoni, doa dan harapan kepada Ibu Ani yang sedang berjuang. Dokter katakan, sengaja ditidurkan oleh obat bius. Secara logika tidak dengar tapi semua yang saya dan kami sampaikan,  membuat ibu Ani menitikan  air mata berarti ibu Ani memdengar apa yang dibisikkan,” ujarnya saat menyampaikan sambutan di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/5/2015).

(Baca:  Tangisan SBY Dibalik Ketegarannya)

Melihat ada air mata mengalir di sudut mata Ani, SBY pun turut menangis. Air mata Ketua Umum Partai Demokrat itu pun menetes jatuh ke kening Ani Yuhoyono.

“Saya ambil kertas tisu, saya bersihkan saya hilangkan air mata yang menggenang. Tapi air mata saya juga menetes. Saya menyatukan air mata itu. Saya mohon kepada Allah. Ya Tuhan, inilah bersatunya air mata kami, air mata cinta, air mata kasih, air mata sayang,” sambungnya dengan suara gemetar menahan tangis.

Tak lama setelah itu, Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhir. SBY menuturkan istrinya pergi dengan tenang. Dia pun mendaratkan kecupan di kening istrinya.

“Kemudian semua berlangsung cepat beberapa saat kemudian ibu Ani dengan sangat tenang tidak ada goncangan menghembuskan nafas terakhir. Setelah itu saya cium keningnya, saya ucapkan selamat jalan istri tercinta, semoga engkau hidup tenang dan bahagia di sisi Allah,” ucap SBY. (ikbal/tri)


Artikel yang berjudul “SBY: Saya Cium Keningnya dan Ucapkan Selamat Jalan Istri Tercinta” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments