Penggunaan Tol Cijago seksi II Kukusan, Beji Terganjal Pengkajian Jalan Pendamping

DEPOK – Rencana dibukanya sementara waktu Jalan Tol Cinere – Jagorawi (Cijago) seksi II Kukusan, Kec.   Beji, Depok untuk membantu masyarakat menyambut lebaran terancam gagal.

Pengoperasian sementara Tol Cijago Seksi II mulai 3-10 Juni tersebut ‘tersandung’ permintaan pengkajian kembali masalah pengaturan arus lalulintas di ruas jalan penghubung di dekat pintu keluar dan masuk Tol Desari maupun Cijago seksi II Kukusan yang terlalu sempit.

“Seharusnya pihak PT Trans Lingkar Kita Jaya (TLKJ) bersama jajaran Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ)  bersama seluruh jajaran terkait di Kota Depok duduk bareng melakukan kajian lebih jauh terhadap kondisi ruas jalan lingkungan yang terlalu kecil di kawasan Cinere,  Kec.  Limo dan Kukusan, Kec. Beji,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)  Kota Depok,  Dadang Wihana,  Sabtu petang (1/6/2019).

Ia sama sekali tidak keberatan adanya rencana sementara memakai ruas Jalan Tol Cijago seksi II Kukusan,  Beji dan pintu Jalan Desari di kawasan Brigif,  Limo, namun harusnya ada pengkajian lebih dulu beberapa hari lalu dengan melihat langsung kondisi sejumlah ruas jalan lingkungan di dua kawasan pintu masuk dan keluar tol tersebut.

Pihaknya,  imbuh dia,  hari Minggu (2/6) bersama pihak TLKJ,  BPTJ,  Polres Depok dan Dishub Depok akan mengecek ke lapangan untuk melihat kondisi langsung keberadaan jalan pendamping atau jalan lingkungan.

“Ini dimaksudlan agar tidak membuat kondisi kemacetan semakin parah di ruas jalan lingkungan yang tentunya banyak dikeluhkan warga sekitar saat lebaran nanti, ” tuturnya.

Macet Parah

Tidak itu saja, tambah Dadang Wihana,  nantinya juga akan dicarikan solusi bila terjadi penumpukan kendaraan di Kec. Limo dan Beji seperti jalan satu arah atau lainnya.

“Lihat kondisi lalu lintas setelah Jalan Tol Desari di pintu tol Brigif dibuka hampir seluruh jalan lingkungan warga sekitar sangat parah kemacetan dan kesemrawutannya hingga warga sekitar rela memberikan jalan lingkungan untuk satu arah, ” tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Trans Lingkar Kita Jaya, Hilman Muchsin,  mengakui bahwa untuk membantu memperlancar arus mudik dan berlebaran bagi masyarakat yang ingin atau berangkat dari kawasan Kota Depok mulai tanggal 3 hingga 10 Juni 2019 dapat mempergunakan Jalan Tol Cijago seksi II Kukusan,  Beji.

“Surat penggunaan ruas Jalan Tol Cijago seksi II, Kukusan, Beji sudah dikirim ke Kementerian PUPR untuk membantu memperlancar arus lalu lintas masyarakat dari dan ke Kota Depok dari Jalan Tol Jagorawi, ” ujarnya. (anton/tri)


Artikel yang berjudul “Penggunaan Tol Cijago seksi II Kukusan, Beji Terganjal Pengkajian Jalan Pendamping” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments