Melawan akan Ditangkap, Pembunuh Bapak dan Anak di Lampung Tewas ditembak
LAMPUNG – Pelaku pembunuhan bapak dan anak ternyata tetangga korban sendiri karena sakit hati tidak diberi hutangan Rp 18 juta oleh korban yang memiliki usaha counter HP.
Dalam release yang dilaksanakan di Polres Pesawaran Sabtu (1/6/2019), Kapolres Pesawaran, AKBP Popon A Sunggoro mengungkapkan, Pelaku pembunuhan Andi (34) tetangga korban ditembak anggota Tekab 308 karena melakukan perlawanan.
Terbongkarnya pembununuhan itu dari 4 orang saksi yang dimintai keterangan yang biasa nongkrong di counter HP milik korban.
Sementara penembakan terhadap Pelaku dilakukan karena melawan saat akan diringkus di rumahnya dan meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Menurut Udin salah seorang saksi, seperti dikutip AKBP Popon, sehari sebelumnya saat mereka nongkrong di counter datang pelaku meminta dipinjamkan uang Rp18 juta. Korban keberatan dan mengaku kalau tidak ada uang sebanyak itu.
“Rupanya pelaku kesal lalu sambil berlalu mengancam korban kalau akan mengambil paksa uang korban. Korban dan pelaku sempat adu mulut lalu pelaku pergi,” ujarnya
Usai pertengkaran itu keesokan harinya digegerkan dengan penemuan mayat Bapak bersama anaknya yang balita tewas terlentang di atas kasur di dalam kamar tidur.
“Mereka dibunuh dengan cara dihantam benda tumpul dan dicekik di rumahnya di Desa Cimanuk, Kecamatan Waylima, Pesawaran, pada Kamis (30/05-2019) sore,” jelas AKBP Popon.
Korban Bustori (43) ditemukan luka memar dikepala dan sekujur tubuhnya dan anaknya Tegar (5) dicekik hingga mengeluarkan busa dari mulutnya.(koesma/tri)
Artikel yang berjudul “Melawan akan Ditangkap, Pembunuh Bapak dan Anak di Lampung Tewas ditembak” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment