Pelabuhan Merak Rawan Penumpukan Kendaraan

MERAK – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak mencatat hingga H-5, Jumat (31/5/2019) malam ini baru 273,602 penumpang atau baru 11 persen dari data penumpang tahun 2018 yaitu sebanyak 1,6 juta pemudik yang menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Sumatera. Dari data tersebut, Sabtu malam hingga Minggu (2/6/2019), Pelabuhan Merak rawan penumpukan kendaraan.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Solikin mengatakan berdasarkan data dari H-7 hingga H-5 jumlah pemudik yang menyeberang dari Merak menuju Bakaeuni hanya baru sebagian kecilnya saja dan belum masuk dalam puncak arus mudik.

“Dibandingkan dengan total jumlah pemudik tahun lalu, hingga hari ini (Jumat) baru sekitar 11 persennya saja,” katanya kepada poskotanews.com, Jumat (31/5/2019).

Menurut Solikin memprediksi lonjakan penumpang akan mulai terjadi pada Sabtu (1/6/2019) dini hari. Meskipun saat ini volume kendaraan baik roda empat maupun roda dua terus mengalir namun tidak ada antrean baik dari luar maupun di dalam pelabuhan.

“Memang prediksi kita tanggal 1 puncak arus mudiknya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Solikin menambahkan hingga saat ini koordinasi dengan pengelola jalan Tol Tangerang – Merak maupun kepolisian terus dilakukan, untuk memantau pergerakan kendaraan dari Jakarta menuju Pelabuhan Merak.

“Kita koordinasi, pantauan dari dalam tol kendaraan tidak padat. Kemungkinan sekitar jam 1 dini hari ini,” tambahnya. (haryono/yp)


Artikel yang berjudul “Pelabuhan Merak Rawan Penumpukan Kendaraan” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments