Masjidnya Boleh di Kolong Tol Tapi Gelaran Ramadan Penuh Makna

JAKARTA – Berada di kolong tol Ir.Wiyoto Wiyono, Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Masjid Baba Alun, yang terkenal karena arsitektur gaya Cina-nya ini, turut menggelar berbagai kegiatan bernilai ibadah selama bulan suci Ramadan.

Pengurus Masjid Babah Alun, Muntaha mengatakan, kegiatan yang dipersiapkan akan berlangsung selama Ramadan, 6 Mei – 4 Juni 2019. Kegiatan pertama yang sudah pasti rutin dilakukan, adalah buka bersama.

Muntaha menjelaskan, di hari pertama puasa, pihak masjid mempersiapkan 100 paket makanan beserta takjil untuk buka puasa. Jumlah ini, sambungnya, akan terus bertambah dengan melihat seberapa banyak jamaah yang datang.

“Setiap sore ada buka bersama. Hari pertama kita siapkan 100 paket makan besar, nanti bertahap jika sekiranya yang datang tambah banyak,” kata Muntaha, saat ditemui di Masjid Baba Alun,” Selasa (7/5/2019).

Selain buka bersama, ada pula kuliah tujuh menit (kultum) yang disajikan dalam lima waktu salat. Yang juga sudah pasti dilakukan, adalah salat taraweh setelah jam berbuka puasa.

Muntaha mengatakan, mulai hari pertama Ramadan 2019, akan dilakukan pula tausiyah jelang taraweh. “Ada juga tausiyah. Jadwalnya dua hari sekali, kita lakukan menjelang taraweh,” kata Muntaha.

Muntaha menambahkan, pihak Masjid Babah Alun juga rencananya akan menggelar Tabligh Akbar di hari ke-21 Ramadan 2019, atau pada tanggal 26 Mei nanti. Sesuai rencana, turut sebagai penceramah, KH Haikal Hasan dan KH Ahmad Sobri Lubis. (deny/b)


Artikel yang berjudul “Masjidnya Boleh di Kolong Tol Tapi Gelaran Ramadan Penuh Makna” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments