KOOD Harus Menggali Potensi Adat, Budaya dan Kesenian Asli Depok
DEPOK – Kehadiran organisasi Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) diharapkan dapat menjadi inspirasi warga Depok untuk mewujudkan serta mencari pontesi budaya asli, jati diri dan ciri sendiri walaupun masyarakat Kota Depok sekarang multi etnis.
“Kondisi sekarang Kota Depok seperti miniatur Indonesia karena berbagai macam suku, agama, adat istiadat dan daerah ada di kota perbatasan DKI Jakarta namun tentunya tidak boleh melupakan warga asli yang ada, ” kata Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saat melantik Ketua Koordinator KOOD Kec. Pancoran Mas, Lambet, Minggu (31/3/2019).
Perbedaan dan aneka suku bangsa dan adat yang ada tentunya menjadi salah satu anugerah dari Allah SWT yang harus terus dijaga, dipertahankan dan dilestarikan yang diharapkan dapat menjadi contoh daerah lain di Indonesia akan keanegaraman dan kebersamannya.
Semanggat anak Depok yang banyak dikatakan sebagai Betawi Orak tentunya harus berkibar awalnya melalui sisi budaya atau kesenian yang ada, tambah dia, tentunya akan berimbas kepada perekonomian dan lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga Depok secara menyeluruh.
Kebudayaan di Kota Depok hanya budaya asli Betawi saja tapi sekarang banyak memiliki kebudayaan lain yabg sudah lama ada di Depok.
“Ayo kita tunjukan Kota Depok memiliki khasanah yang beraneka ragam dan dapat menjadi kebanggaan kita semua, ” tambah Pradi Supriatna yang didampingi Camat Pancoran Mas Utang Wardaya, Ketua Umum KOOD, Ahmad Dahlan dan Sekretaris KOOD setempat Nina Suzana.
Wilayah yang masuk Propinsi Jawa Barat yang memiliki adat Sunda dan berbatasan DKI Jakarta atau Betawi tentunya harus berupaya menggali potensi daerah sendiri baik masalah ciri khas pakaian, makanan, kesenian dan lainnya.
Peranan KOOD tentunya sangat penting untuk mensosialisasikan masalah ciri khas Kota Depok nantinya, tuturnya saat melantik Ketua Koordinator KOOD Kec. Pancoran Mas, Lambet yang juga Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kel. Pitara, Pancoran Mas. (anton/tri)
Artikel yang berjudul “KOOD Harus Menggali Potensi Adat, Budaya dan Kesenian Asli Depok” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment