Gerakan Rabu Putih Tidak Berbahaya dan Tidak Ada Larangan

JAKARTA – Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin, menilai tidak ada yang salah dengan gerakan Rabu Putih yang dicanangkan Jokowi. Erick mengatakan ajakan tersebut tidak menyalahi aturan apapun dan sah dikakukan.

Diketahui Rabu Putih adalah seruan calon Presiden Jokowi yang menginginkan pendukungnya datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April mengenakan pakaian berwarna putih.

“Emang gak boleh? Boleh gak? Bolehkan. Ada larangan gak? Berarti kan begini kalau Pak Jokowi dalam kampanyenya ajak masyarakat coblos baju putih emang beliau pakai baju putih. Ketika beliau ajak masyarakat pakai baju putih ya sah-sah saja . Seperti Pak Sandi ajak masyarakat pakai baju biru . Atau yang dulu Pak Jokowi pakai baju kotak-kotak. Sah saja,” katanya di Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (29/3/2019).

Sebelumnya gerakan Rabu putih dipandang berbahaya oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga Uno. Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Dahnil Anzar Simanjuntak menilai Rabu Putih dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.

Erick menganggap, pernyataan Dahnil justru membuat masyarakat takut. Masyarakat diberi rasa kekhawatiran jika memakai baju putih saat datang ke TPS.

“Di takut-takutin lagi. Yang lebih menakut-nakuti misalnya ketika bicara ‘ayo kita demo KPU’. Yang gitu-gitu yang menakuti. Kalau kita kampanye enak, pameran lukisan, hal-hal yang postif,” tandas Erick. (ikbal/b)


Artikel yang berjudul “Gerakan Rabu Putih Tidak Berbahaya dan Tidak Ada Larangan” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments