Debat Capres Justru Lebih Panas Antar-Sesama Pendukung
JAKARTA – Ruang debat calon presiden di Hotel Shangrila, Sabtu (30/3/2019), memanas. Seiring tensi debat yang meninggi, kontras antara pendukung capres di ruang debat pun menajam.
Penyebabnya adalah baik pendukung capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto terlalu reaktif. Padahal sebelumnya sudah diatur pendukung tidak diperbolehkan mengomentari pemaparan capres.
Pantauan poskotanews.com dari ruang debat, dari awal, kedua pendukung selalu memberi celetukan dan reaksi berlebihan saat capres lawan memberikan pemaparan. Puncaknya terjadi di akhir segmen 4. Saat itu Prabowo menegur pendukung Jokowi yang tertawa mendengar jawaban atas pertanyaan panelis.
Saat rehat iklan, masing-masing petinggi tim kampanye mengerubungi kursi yang Ketua dan Komisoner KPU. Mereka tampak saling menyampaikan protes dan berdiskusi dengan Komisoner KPU dan Bawaslu. Pemandangan itu sama saat debat sebelumnya capres saat kedua tim saling protes.
Direktur Program TKN Aria Bima dan anggota TKN Rizal Malarangeng terlihat berdiskusi dengan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, anggota Bawaslu Fritz Siregar, dan Direktur Relawan BPN Ferry Mursyidan Baldan saat situasi antar pendukung memanas.
Namun situasi tersebut tidak berlarut karena KPU dan kedua tim kampanye sudah membentuk Komite Damai yang terdiri dari wakil tim kampanye, Bawaslu dan KPU.
Pembawa acara off air pun berulang kali mengingatkan agar pendukung tidak mengomentari jawaban atau pemaparan calon presiden di atas panggung. (ikbal/b)
Artikel yang berjudul “Debat Capres Justru Lebih Panas Antar-Sesama Pendukung” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment