Bawaslu Kabupaten Bekasi Minta Pemantau Pemilu Lebih Giat dan Berani

BEKASI -Bawaslu Kabupaten Bekasi meminta pemantau pemilihan umum (Pemilu) lebih cepat dan berani ketika menemukan pelanggaran pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Calon Anggota Legislatif (Pileg) tahun ini.

Anggota Bawaslu Kabupaten Bekasi, Alip Widodo mengatakan hal tersebut saat melakukan rapat kerja dengan pengawas Pemilu partisipatif dengan pemantau Pemilu di Kabupaten Bekasi pada Pemilu 2019 di Hotel Java Palace, Cikarang, Sabtu (30/3/2019).

“Pengawas Pemilu agar lebih cepat melaporkan pelanggaran-pelanggaran yang lain sehingga bisa diakomodir dengan cepat. Saya berharap para pengawas bisa mencegah pelanggaran terhadap caleg dengan mengawasi dan memantau terakhir melaporkan. Selain itu masyarakat ada yang rela dan suka hati kepada penyelenggara untuk melaporkan pelanggaran,” harap Alip.

Alip menjabarkan banyak ditemukan permasalahan di lapangan yakni masih banyak ditemukan pemilih ganda hingga sekian ribu, pemilih potensial belum KTP elektronik dengan surat keterangan (suket) juga boleh bila belum di DPT. Lalu juga ditemukan elemen infalid seperti umurnya kurang, ditemukan usianya berabad-abad.

“Kami adakan kroscek ke lapangan ada beberapa fakta betul tetapi salah input. Jadi kami  minta KPU diluruskan. Selain itu pemilih di lapas juga menjadi perhatian, ada perekaman di lapas kerjasama dengan Dukcapil mereka juga bisa milih,” ujarnya.

DANA KAMPANYE

Selain itu Alip juga menekankan kepada pemantau untuk mengawasi caleg soal dana kampanye yang tidak melaporkan. “Potensi pelanggaran dana kampanye. Kalau tidak dilaporkan ketika dilantik ada akuntan publik. “Ada dana kampanye jika ditemukan tidak ada laporan akhir kampanye bisa dibatalkan bila jadi. Pemantau harus mampu mengawasi ini,” imbuh Alip. (lina/ys)


Artikel yang berjudul “Bawaslu Kabupaten Bekasi Minta Pemantau Pemilu Lebih Giat dan Berani” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments