Tuduhan HNW Atas Cucu Jokowi DIjadikan Alat Kampanye Ditepis Bawaslu

Hidayat Nur Wahid (HNW) menuduh Jokowi menggunakan Jan Ethes sebagai bagian dari kampanye. HNW pun melaporkan kepada Bawaslu. Akan tetapi, Bawaslu justru menampik tuduhan yang tak berdasar. Yang anehnya, justru PKS, partai yang dipimpin HNW membawa anak-anak sebagai bagian dari kampanye. Bahkan, mereka menyebutnya sebagai pendidikan politik dini.

“Ini Jan Ethes yang pernah sebut Jokowi, kakeknya, sebagai artis ya? Tapi bagaimana kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak-anak dalam kampanye? Bagaimana Bawaslu RI, masih bisa berlaku adil kah?” ujar Hidayat dalam akun Twitter pribadinya pada Sabtu (26/1).

Menanggapi hal tersebut, Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Usman Kansong membantah melibatkan Jan Ethes dalam kampanye. Kedekatan Jokowi dengan cucunya itu hal yang wajar.

“Kami tegaskan bahwa pak Jokowi maupun tim kampanye nasional tidak pernah melibatkan Jan Ethes sebagai cucu capres Jokowi dalam kampanye,” ujar Usman di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Senin (28/1).

Usman dengan gamblang menyebut malah pihak PKS yang melibatkan anak-anak dalam kampanye. Seperti, dia mengaku melihat anak-anak ikut kampanye dengan mengibarkan bendera. Serta, seorang anak-anak yang berorasi ganti presiden di atas mobil dalam aksi bela tauhid.

“Justru yang sering menggunakan anak-anak dalam kampanye adalah PKS. Jadi ini tentu saja tuduhan yang tidak berdasar, ini istilahnya lempar batu sembunyi tangan,” kata Usman.

Senada dengan Usman, Anggota Gugus Informasi TKN Jokowi Ridlwan Habib mengatakan jejak digital merekam PKS mengajak balita saat kampanye.

“Di era digital jejak informasi jelas. Silakan browsing dengan keyword PKS Kampanye Anak maka akan keluar ratusan gambar bukti PKS mengajak balita dalam kampanye,” kata Ridlwan.

Menurut ahli kajian strategis intelijen itu, ungkapan Hidayat ibarat menepuk air di dulang tepercik muka sendiri. “Muhasabah saja dan evaluasi internal partainya, faktanya justru PKS yang selalu ajak anak anak berkampanye,” tambahnya.

Menurutnya ini membuktikan kegelisahan kubu Prabowo Sandi pada figur Jokowi yang keluarganya harmonis. “Mereka panik karena faktanya pak Prabowo belum punya cucu, satu satunya anak pak Prabowo yakni mas Didit memang belum menikah, jadi mereka tidak bisa meniru,” katanya.

No comments