SBY Sebut Pilpres 2019 Lebih Keras

JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memastikan tidak dapat maksimal dalam pemenangan partai di Pemilu 2019. Pasalnya dia harus menemani istrinya yang tengah menjalani perawatan di National University Hospital di Singapura karena menderita sakit kanker darah.

SBY, dalam surat yang ditujukan kepada kader melalui Sekjen Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, memberikan pesan agar caleg partai berjuang maksimal memenangkan Pemilu 2019.

“Dengan tidak dapatnya saya berjuang secara fisik bersama caleg dan kader Demokrat dalam kampanye lanjutan Pemilu 2019 ini saya harap semangat caleg demokrat tidak berkurang. Pada hakekatnya hati saya tetap bersama kader dan caleg demokrat dalam perjuangan maha penting ini,” ujar Hinca saat membacakan surat SBY di Kantor DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi, Jalan Proklamasi No 41, Jakarta Pusat, Kamis (28/1/2019).

SBY meyakini meski tidak dapat memimpin secara langsung, Demokrat bisa meraih hasil maksimal pada Pemilu 2019.

“Saya juga yakin dengan strategi dan taktik pemenangan pemilu yang telah dibekalkan caleg sukses akan dapat diraih disamping itu 14 prioritas sebagai program unggulan yang ditawarkan kepada rakyat akan diperjuangkan partai Demokrat beserta pemerintah yang dipilihnya adalah jawaban yang diinginkan rakyat,” tandasnya.

Lebih lanjut, Presiden ke-6 RI itu juga menyinggung tensi politik yang meninggi di akhir-akhir masa kampanye. Dia khawatir polarisasi di masyarakat dapat mengancam persatuan Indonesia. Dia menilai perseteruan Pilpres 2019 lebih keras dibanding Pilpres sebelumnya.

“Pemilu 2019 ini utamanya pilpres lebih keras dibandingkan dengan pilpres era reformasi sebelumnya. Polarisasi nampak lebih taham, disertai hubungan antar identitas semakin berjarak, jika situasi ini berkembang lebih jauh dan melewati batasannya saya kuatir kerukunan dan keutuhan kita sebagai bangsa akan retak. Ini yang harus kita cegah untuk tidak terjadi pada negeri ini,” tandasnya.

“Pemilu memang keras tapi tidak sepatutnya menimbulkan perpecahan dan disintegrasi diperlukan tanggung jawab dan jiwa kita semua utamanya elit dan pemimpin bangsa,” kata Hinca membacakan surat SBY. (ikbal/b)


Artikel yang berjudul “SBY Sebut Pilpres 2019 Lebih Keras” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments