Hasto: Gunakan Politik Daur Ulang, Prabowo Akan Gagal Lagi

JAKARTA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menyebut serangan berita bohong atau hoaks dan fitnah yang diarahkan ke Jokowi maupun Ma’ruf, merupakan bentuk pengulangan politik fitnah yang terjadi pada Pilpres 2014 lalu. Hasto mengatakan, kubu oposisi menggunakan cara manipulatif dan praktik politik daur ulang

“Dari isu fitnah yang dipakai dan ditujukan ke Pak Jokowi, substansinya tidak beda jauh dengan Tabloid Obor Rakyat sebagai Induk semangnya serangan fitnah. Tumpulnya fitnah yang ditujukan ke Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin, melahirkan politik daur ulang. Maka dicari-carilah dokumen digital guna membangun persepsi banyak dukungan,” ujarnya, Sabtu (2/2/2019).

Dia menjelaskan, bagi Jokowi, dukungan sebenarnya berasal dari rakyat dan bukan dukungan manipulatif. Hasto menyebut, oposisi menggunakan foto Jusuf Kalla yang merupakan Ketua Dewan Pengarah TKN 01 untuk mengklaim bahwa JK memberi dukungan untuk pasangan Prabowo – Sandi.

“Ini manipulatif namanya. Apa yang dilakukan oleh tim Prabowo – Sandi, tidak akan berhasil. Mereka tidak pernah berkaca dari kegagalan Obor Rakyat tahun 2014. Maka tidak heran, dengan strategi menyerang dan miskin peradaban tersebut, elektabilitas Prabowo – Sandi tertinggal,” imbuhny.

Lebih lanjut, Sekjen PDI Perjuangan berharap agar di sisa waktu kampanye, kubu oposisi mau menggunakan ide dan gagasan konkret untuk bersaing merebut simpati rakyat.

“Pogram kesehatan dan road map menjadi bangsa pelopor seharusnya dapat menjadi isu yang jauh lebih menarik untuk disampaikan ke publik. Daripada memproduksi konten serangan negatif, ataupun politik daur ulang dengan memanipulasi dukungan tokoh,” tutup Hasto. (ikbal/mb)

 

 


Artikel yang berjudul “Hasto: Gunakan Politik Daur Ulang, Prabowo Akan Gagal Lagi” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments