Buku Soal Terorisme Ini Diapresiasi Kapolri
JAKARTA – AKBP MD Shodiq meluncurkan buku tentang penanganan terorisme di Indonesia. Buku berjudul ‘ Paradigma Deradikalisasi Dalam Perspektif Hukum’ ini menarik perhatian Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dalam prolognya, Tito secara garis besar memuji dan mengapresiasi buku ini.
Buku setebal 231 halaman ini dibedah oleh sejumlah pakar di Gedung Pascasarjana Universitas Indonesia. Antara lain Hakim Agung Gayus Lumbuun, Dosen Kajian Terorisme UI Asep Usman Ismail dan kriminolog UI Mohammad Mustofa.
Shodiq yang bergelut di dunia penanganan terorisme selama 20 tahun mengatakan, buku ini melalui kajian maupun penelitian. Baik secara empiris dan deduktif. “Atas inisiatis Civitas Akademika UI minta dibedah buku ini,” kata Shodiq.
Ia menambahkan, inspirasi membuat buku yang diterbitkan Pustaka Haraka Tuna ini, karena ada problematika dalam penegakan hukum teroris. Antara lain pendekatan hard approach yang kerap dilakukan sehingga tak jarang memicu kontroversi.
“Sehingga, sampai 2010 Pepres tentang BNPT tetap teroris masih masif pergerakannya. Jadi, saya berprinsip mencegah lebih bagus,” terang pria yang menjabat sebagai Kasubdit Identifikasi dan Sosialisasi Densus 88 ini.
Caranya, adalah dengan program deradikalisasi yang soft approach. “Pendekatan inilah yang berdampak pada penanganan terorisme. Inilah penelitian yang saat ini ada buku ini,” terangnya.
Poin – poin yang ada di dalam buku ini, lanjut Shodiq adalah soal tawaran kepada pemangku kepentingan model ideal deradikalisasi yang benar. Seperti dimulai dari proses penyidikan, penuntutan hingga peradilan dan pasca-peradilan.
“Nanti pada saat kembali ke masyarakat harus kita edukasi terus. Setelah kembali ke masyarakat, ada pendekatan kewirausahawan,” ungkapnya.
Buku ini, harap Shodiq sangat baik bagi masyarakat dan mahasiswa. “Ini bisa menambah ilmu dalam penanganan terorisme yang baik seperti apa. Sekarang sudah bagus, cuman belum menyentuh substansinya. Yakni merubah mindset pelaku terorisme. Namun, aplikasi deradikalisasi belum maksimal,” tambahnya.
Ia berharap, buku ini bisa menjadi rujukan bagi penegakan hukum agat bermanfaat. “Makanya tadi Prof Gayus menyampaikan, selama saya di Komisi III DPR ingin mendapatkan buku seperti ini,” tutup Shodiq. (ilham/b)
Artikel yang berjudul “Buku Soal Terorisme Ini Diapresiasi Kapolri” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment