Tiga Guru Non-formal dari Tangsel Berguru ke Thailand dan Cina
TANGERANG– Tiga guru non formal yang berprestasi asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, melalui pemerintah pusat atau Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan pendidikan ke Thailand dan Cina.
“Mereka antara lain Seiken Romandhon yang mengelola TBM Kolong Jembatan Layang Ciputat ke Thailand, Rezky Amelia P selaku instruktur kursus tata busana dan Katrina Permassari sebagai tutor kesetaraan Paket C ke Cina, ” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel Taryono, Kamis (31/1).
Ketiganya merupakan bagian dari 1000 guru yang dinilai berprestasi oleh pemeintah untuk mendapatkan pelatihan ke dua negara tersebut. Mereka bertiga akan berada di negara Thailand dan Cina mulai 24 Februari – 31 Maret 2019 mendatang.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi semua pihak, bahwa non formal juga bisa berprestasi,” katanya dan mereka dinilai telah mampu mengemban tugas mulia memajukan dunia pendidikan di Kota Tangsel. Mereka telah secara sukarela mendedikasikan dirinya berbagi ilmu pengetahuan kepada masyarakat di sekitarnya.
Semua masyarakat mendapatkan kesempatan pendidikan yang berkualitas, imbuhnya yang berharap ketiga guru non formal ini dapat memanfaatkan kesempatan emas tersebut dengan sebaik-baiknya. Sebab tidak semua tenaga pengajar pendidikan non formal berkesempatan belajar ke luar negeri secara gratis dan tentunya hasil pendidikan di dua negara tersebut dapat dicontoh untuk pendidikan yang lebih baik lagi bagi Kota Tangsel khususnya dan umumnya di Indonesia, katanya. (anton/b)
Artikel yang berjudul “Tiga Guru Non-formal dari Tangsel Berguru ke Thailand dan Cina” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment