Kapolres Depok Minta Personelnya Humanis Hadapi Peserta Reuni 212
DEPOK – Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto menggelar apel kesiapan pengamanan monitoring reuni akbar 212 di Mapolresta Depok, Sabtu (1/12/2018) sore. Ratusan anggota disiagakan mengamankan jalannya aksi.
“Untuk Polres kita siagakan sebanyak 225 personil, semua satuan fungsi diturunkan untuk mengamankan jalannya pergerakan massa ke Jakarya untuk aksi reuni akbar 212,” ujar Kombes DIdik didampingi Kabag Ops Polresta Depok Kompol Hari Agung kepada Poskota usai apel gelar pasukan di Mapolresta Depok.
Mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya ini menjelaskan semua anggota harus bersikap humanis dalam melakukan pengamanan reuni akbar 212 ini.
“Siapkan semua kondisi, baik fisik maupun kebutuhan lainnya seperti jas hujan musim hujan perlu juga disiapkan untuk anggota yang ada di lapangan. Rencana pusat pergerakan massa dari Depok malam ini,” tuturnya.
Sementara itu untuk titik pemantauan akan diprioritaskan di simpang Juanda – Margonda (Medan 9), Jalan Raya Bogor (Bogor 8), Jalan Alternatif Cibubur (Timur Jauh) dua titik yaitu di Pospam MCD dan Taman Wiladatika.
“Kita menghimbau kepada massa yang akan bergerak ke Jakarta untuk menjaga keselamatan, jaga peraturan, dilarang membawa benda membahayakan bagi orang lain dan tertib,” tambahnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo menambahkan pihaknya telah menyiagakan personil lantas di titik-titik yang rencana bakal akan dilalui para massa yang akan bergerak mengarah ke Jakarta.
“Musim hujan anggota telah kita siapkan jas hujan untuk dapat digunakan saat pengamanan sedang berlangsung,” ungkapnya.
Antisipasi kemacetan, lanjut Kompol Sutomo akan memerioritaskan bagi pesert aksi untuk lebih didahulu. “Titik yang padat kendaraan ada di Juanda dan Margonda. Dua titik tersebut Juanda dan Margonda menjadi prioritas anggota karena melihat tingkat kepadatan kendaraan tinggi disana,” tutupnya. (angga/win)
Artikel yang berjudul “Kapolres Depok Minta Personelnya Humanis Hadapi Peserta Reuni 212” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment