Turki Sebut Khashoggi Dicekik Sebelum Akhirnya Dimutilasi
TURKI – Jamal Khashoggi diduga dicekik hingga tewas begitu tiba di konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, 2 Oktober 2018. Hal ini dikatakan pejabat senior Turki, yang juga mengatakan jika jasad kolumnis Washington Post itu langsung dimutilasi di hilangkan usai dipastikan tewas.
Sayangnya, dugaan Turki tersebut tanpa disertai bukti-bukti konkret. Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah Kepala kejaksaan Turki, Irfan Fidan mengadakan pertemuan dengan pihak Arab Saudi.
Setelah sedikit demi sedikit kasus pembunuhan jurnalis tersebut terkuak, Presiden AS Donald Trump menyatakan dia tidak berpikir bahwa dirinya dikhianati oleh Arab Saudi berkaitan dengan kematian Khashoggi.
Sumber mengatakan kepada Sky News, bahwa bagian-bagian tubuh milik penulis telah ditemukan di taman konsul jenderal Saudi di Istanbul yang terletak sekitar 500 meter dari konsulat.
Mereka mengatakan, pengkritik Kerajaan Arab Saudi itu dimutilasi, dan wajahnya “dirusak”.
Arab Saudi sejauh ini membantah ekstradisi 18 tersangka yang ditahan di Riyadh, tetapi para pejabat bersikeras kerajaan akan membawa mereka ke pengadilan setelah penyelidikan selesai.
Menteri luar negeri Arab, Adel al Jubeir, menggambarkan kecaman internasional atas pembunuhan itu sebagai sebuah “histeria”, dan mengatakan kepada para kritikus bahwa mereka harus menunggu sampai Riyadh menyelesaikan penyelidikannya sebelum membuat kesimpulan sendiri. (mb)
Artikel yang berjudul “Turki Sebut Khashoggi Dicekik Sebelum Akhirnya Dimutilasi” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment