Jokowi Serahkan 10.000 Sertifikat Kompetensi Tenaga Konstruksi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyerahkan 10.000 sertifikat kompetensi bagi  tenaga kerja konstruksi Indonesia, kualifikasi ahli dan terampil.

Acara itu bersamaan peresmian pembukaan pameran Konstruksi Indonesia 2018 dan Indonesia Infrastructure Week 2018, serta Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi.

Hadir dalam acara itu  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur secara merata di Tanah Air merupakan program unggulan pemerintahannya.

“Pembangunan infrastruktur untuk tuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh rakyat tersebut tidak terbangun dengan sendirinya. Di balik proses pembangunan tersebut, terdapat kontribusi besar dari sumber daya manusia yang unggul dan berkompeten, ” kata Jokowi.

Oleh karenanya, pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga kerja di bidang konstruksi mutlak diperlukan untuk pembangunan berkualitas.

“Tanpa industri konstruksi, insinyur sipil, atau arsitek seperti bapak, ibu sekalian, saya pastikan bahwa program pemerintah dalam rangka pembangunan infrastruktur itu pasti tidak jalan. Oleh sebab itu sertifikasi ini sangat penting,” kata Jokowi.

Sertifikat  diberikan bagi tenaga kerja yang telah disertifikasi pada rangkaian kegiatan Pameran Konstruksi Indonesia dan Indonesia Infrastructure Week 2018.

Siaran pers Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,  tenaga kerja terdiri dari kurang lebih 1.500 tenaga ahli, 1.600 teknisi/analis, dan 6.900 operator. Diantara tenaga kerja yang tersertifikasi terdapat dari program vokasi SMK/ politeknik dan warga binaan permasyarakatan. (Johara/win)


Artikel yang berjudul “Jokowi Serahkan 10.000 Sertifikat Kompetensi Tenaga Konstruksi” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments