Soal Ribuan Formulir C1 Asal Jateng, Bawaslu akan Minta Keterangan BPN
JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta akan memintai keterangan pihak-pihak yang terkait dengan temuan ribuan formulir C1 asal Jawa Tengah.
Selain akan memintai sopir mobil pembawa formulir C1, Bawaslu DKI juga membutuhkan keterangan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
Bawaslu membutuhkan keterangan dari BPN karena terdapat nama Direktur Satgas BPN
Toto Utomo Budi Santoso sebagai pihak tertuju, seperti yang tertulis dalam kardus. Sedangkan pengirim tertulis atas nama M. Taufik, Ketua Seknas Prabowo-Sandiaga.
“Semua nanti akan dimintai keterangan. Untuk mengkonfirmasi terkait hal itu benar atau tidak. Akan terang maksud dan tujuan untuk apa, kemudian yang menerima siapa. Terutama yang terpenting keaslian C1,” tandasnya di kantor Bawaslu Jakpus, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).
Puadi menerangkan Sentra Gakkumdu yang terdiri dari Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan juga akan memeriksa keterkaitan formulir C1 dengan penghitungan suara Pemilu di KPU RI.
“Karena proses di Gakkumdu nanti akan mengundang termasuk supir, Kepolisian kemudian pihak terkait dan juga KPU. Untuk memastikan C1 asli atau palsu. Atau terkait solah input data atau tidak,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Polres Jakarta Pusat menyita dua kardus berwarna coklat dan putih yang berisi ribuan formulir C1 asal TPS Jawa Tengah. Pada bagian luar tertulis alamat tujuan “Kepada Yth Bapak Toto Utmo Budi Santoso Direktur Satgas BPN PS Jl Kertanegara No 36 Jakarta Selatan’ dan ‘Dari Moh Taufik Seknas Prabowo-Sandi Jl HOS Cokro Aminoto no 93 Menteng Jakarta Pusat”.
Kardus berisi 2006 firmulir C1 sedangkan kardus putih beriai 1761 formulir C1. Selain itu tetdpaat dua amplop yang masing-masing berisi 100 dan 83 formulir C1. Semua formulir berasal dari TPS di Jawa Tengah. (ikbal/win)
Artikel yang berjudul “Soal Ribuan Formulir C1 Asal Jateng, Bawaslu akan Minta Keterangan BPN” ini telah terbit pertama kali di:
Post a Comment